Indahnya Jakarta
Hujan, banjir,
macet, telat,
kantor diliburkan, mobil parkir di tol, naik gerobak,
nyeker, mobil
mogok, jalan ditutup,
macet, telat,
kantor diliburkan, mobil parkir di tol, naik gerobak,
nyeker, mobil
mogok, jalan ditutup,
dan SUTIYOSO ngeles :" Ini gara-gara orang depok
dan tangerang buang sampah sembarangan, sehingga menutupi pintu-pintu air. Pemda
tak sanggup mengangkat sampah berton-ton itu" (sumber Nonstop 2 Feb 2007)
*).
dan tangerang buang sampah sembarangan, sehingga menutupi pintu-pintu air. Pemda
tak sanggup mengangkat sampah berton-ton itu" (sumber Nonstop 2 Feb 2007)
*).
Begitulah model pemimpin kita nggak pernah merasa
punya salah. Kalo nggak merasa punya salah tentu saja nggak bakal pernah
bertobat. Kalo nggak pernah bertobat, kapan mau diberi jalan keluar oleh Yang
Maha Penerima Tobat.
punya salah. Kalo nggak merasa punya salah tentu saja nggak bakal pernah
bertobat. Kalo nggak pernah bertobat, kapan mau diberi jalan keluar oleh Yang
Maha Penerima Tobat.
Oh seandainya Jakarta memiliki pemimpin yang gemar
bertobat dan membaca doa seperti doa nabi Yunus ketika dalam 3
kegelapan**):
bertobat dan membaca doa seperti doa nabi Yunus ketika dalam 3
kegelapan**):
Laa ilaha illa anta, subhanaka, inni kuntu minal
zhalimin (Al-Anbiyaa:87)
zhalimin (Al-Anbiyaa:87)
Tiada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau,
sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.
sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.
Astagfirullahalazim.
Tentu akan lebih indah lagi.
Cttaaan:
*)Untung doi nggak bilang orang Bekasi buang sampah
sembarangan. Awas…tak itik..itik..kon! :).
sembarangan. Awas…tak itik..itik..kon! :).
**) Kegelapan malam, kegelapan dalam laut dan
kegelapan perut ikan.
kegelapan perut ikan.